Selasa, 26 Maret 2013

Salam Untuk Ranukumbolo

Hujan disore ini begitu deras, sederas perasaan ini ketika harus meninggalkannya..Ranukumbolo aku pernah berjanji untuk membawanya dan mengukir awal dari kehidupan ini bersama dia..aku gak tau kenapa semua begitu cepat, aku berfikir mungkin ini sebuah hal yang sudah dituliskan.

Aku pernah berjanji untuk penuhi tanggung jawab ini untuknya tapi aku gak tau kenapa dia sudah tak ada lagi disini..disisiku..

Aku sadar mungkin hati ini hanyalah sebuah tempat yang menurutnya belum layak untuk diketahui..aku tidak berharap banyak..apakah aku akan bisa membuatnya bahagia atau tidak..apakah kita akan hidup mudah atau hidup sulit setelahnya..tapi seiring deras hujan pada waktu itu aku sempat berjanji untuk berusaha ada untuknya semampu yang ku bisa. Tapi aku heran kenapa dia mencoba menghilang, dan kata dia aku meretakan hatinya. Aku bingung kenapa dia bisa menebak diriku padahal dia belum pernah mengenal aku sebelumnya..

Ranukumbolo kata kamu hati ini bukan memilih tapi dipilih..ya benar hati ini dipilih bukan memilih..

Sebentar lagi aku akan bertamu ketempatmu untuk mengenang hujan..mencium wangi udara agar hatiku dapat lapang kembali..

Sesekali aku mendengar suara burung menceritakan keadaannya..tapi aku hanya tersenyum.

Ah..
Aku berdoa atas semua ini
ketakjuban akan jiwa-jiwa yang lepas
terbang bersama angin dan matahari
kala mencoba menaklukan diri ini..untuk sesuatu yang berarti...Nanti..

Salam Untuk Ranukumbolo..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar