Sering kita mendengar perkataan namanya juga anak-anak, simple memang tapi mungkin diantara kita terkadang tak bisa menahan diri untuk memperlakukan seorang anak, tak jadi soal karena kita adalah manusia dan itu wajar..
Tingkah seorang anak yang terlihat menjengkelkan atau lebih terbilang bikin gregetan dalam artian selalu menjadi sebuah trouble ketika kita sedang tidak ingin digangu atau mungkin sedang terkena masalah. ironis memang, seorang anak mungkin sebuah manusia yang selalu diharapkan dua insan yang telah memadu hidup bersama tapi tidak menutup kemungkinan ketika anak itu terlahir kedunia malah menjadi sebuah masalah baru yang tumbuh subur,,hahha(maaf saya sedikit tertawa)
Bukan sebuah berita baru, ketika kita masih sendiri mungkin pendapatan kita sangat lebih dari cukup untuk kita malah sangat berlebih untuk foya-foya. Akhirnya ketika menikah kita bertambah satu kewajiban untuk kita sejahtrakan juga yaitu istri kita, dan kita sebagai para laki-laki akan memulai untuk memeras otak bahkan sampai BANTING TULANG(sebuah kiasan yang sangat menyedihkan) untuk mempersiapkan landasan baru untuk satu orang manusia lagi yaitu anak, agar dapat membentuk sebuah kata yaitu KELUARGA.
Tapi seiring waktu berjalan kita memang tertuntut untuk menjalani semua itu, karena menikah itu adalah perintah agama,( betul kan?) Tetapi ketika keluarga kita telah tumbuh bukankah kita wajib bertanya pada hati kita, APAKAH KELUARGA SAYA TUMBUH DENGAN BAIK? itu adalah sebuah pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan jumlah materi, jumlah kekayaan, jumlah anak, aapalagi jumlah istri..Tetapi jawabannya SUDAHKAH KELUARGA KITA MENJADI CONTOH YANG BAIK UNTUK KELUARGA LAIN? pasti anda sedikit heran jawaban sebuah pertanyaan adalah sebuah pertanyaan, itu menandakan bahwa Keluarga Yang Berhasil tumbuh adalahbukan peryataan dari kepala keluarga tetapi melainkan keluarga yang tergambar pertumbuhannya dan bisa di lihat oleh orang lain.
Jadi mungkin sebuah pemikiran ini bisa membuat kita bertambah semangat dalam membina keluarga kita dengan menanamkan bibit akhlaq yang baik dalam pribadi anak-anak kita agar bisa menjadi seorang anak yang dibanggakan bukan dipuja-puji. Dan kita juga akan lebih ikhlas karena kita mencari rezeki untuk membina sebuah generasi berkualitas bukan generasi yang tak pantas.
JAZAKUMULLAH KHOIRON KATSIRON..
Wassalamualaikum

Tidak ada komentar:
Posting Komentar